Branded
Branded
Rp. 14,893 / KAPSUL
Rp 148.929 Per 10 KAPSUL
Omevell 20 MG Kapsul
Pakai N Poin biar hemat
Gunakan N poin Anda untuk belanja produk ini
Subtotal
Rekomendasi Lainnya Untukmu
Produk Serupa
Zeprazol Capsule 20 MG
Rp. 45,926 / Per BELUM DITENTUKAN
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Zepral Capsule
Rp. 82,973 / Per BELUM DITENTUKAN
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Prohibit Capsule
Rp. 151,904 / Per BELUM DITENTUKAN
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Meisec Capsule
Rp. 112,332 / Per BELUM DITENTUKAN
Produk dengan kandungan sejenis
Deskripsi Produk
Zat Aktif / Komposisi
Tiap kapsul mengandung : Omeprazole 20 mg
Indikasi
- Ulkus duodenum, ulkus lambung, lesi gastroduodenum akibat penggunaan obat anti inflamasi non steroid.
- Pemberantasan secara tuntas H. pylori pada penyakit ulkus peptikum.
- Pengobatan jangka pendek tukak duodenum dan tidak responsitif terhadap obat antagonis reseptor H2.
- Pengobatan jangka panjang tukak lambung. Pengobatan jangka lama sindroma Zollinger Ellison.
- Refluks esofagitis erosif atau ulseratif yang terdiagnosa melalui endoskopi.
Dosis
- Dewasa : 1 x sehari, ditelan utuh dengan air. Lama terapi : gejala tukak duodenal 2 minggu, tukak lambung atau refluks esofagitis erosif atau ulseratif 4 minggu.
- Penderita yang sukar disembuhkan dengan obat lain : 1 x sehari 40 mg, lama terapi 4 minggu ( tukak duodenum ) atau 8 minggu ( tukak lambung atau refluks esofagitis erosif atau ulseratif ).
- Sindrom Zollinger-Ellison : Awal 1 x sehari 20 - 160 mg. Untuk dosis lebih 80 mg/hari harus dibagi menjadi 2 x sehari. Diminum sebelum makan.
Efek Samping
Penggunaan jangka panjang : pertumbuhan berlebihan bakteri di saluran cerna.
Kontra Indikasi
Hipersensitif terhadap omeprazol. Pemberian bersama atazanavir, intoleransi fruktosa, malabsorpsi, glukosa-galaktosa atau insufiensi sukrase-isomaltase, laktasi, anak < 12 tahun
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Tidak untuk keluhan gastrointestinal (lambung dan usus) yang ringan seperti dispepsia karena kecemasan. Penghambat pompa proton sebaiknya digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, gagal ginjal. Penghambat pompa proton dapat menutupi gejala kanker lambung, perhatian khusus perlu diberikan pada orang-orang yang menunjukkan gejala-gejala yang membahayakan (turunnya berat badan yang signifikan, muntah yang berulang, disfagia, hematemesis atau melena).
Penggunaan jangka lama : perlu waspada efek hipoklorhidria dan hipergastrinemia, hamil, laktasi.
Interaksi Obat:
Diazepam, warfarin, fenitoin, ketokonazol, ester ampisilin, garam besi.
Cara Penyimpanan
Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk
Obat yang memerlukan resep atau konsultasi dokter sebelum digunakan demi keamanan penggunaan.