Medicastore App

Belanja obat lebih mudah di aplikasi medicastore

Pantozol Tablet 40 MG Keras Branded

Rp. 25,275 / TABLET

Rp 176.923 Per 7 TABLET

Pantozol Tablet 40 MG

Produk Ini Tidak Kadaluwarsa Dijamin 100% Ori

Produk ini hanya tersedia lewat pre-order. Butuh cepat?

Lihat produk serupa yang tersedia
Jumlah:


Deskripsi Produk

Pantozol merupakan obat dengan kandungan zat aktif Pantoprazole. Dalam bentuk tablet yang mempunyai efek kerja sebagai mengobati duodenal ulcer, gastric ulcer, peradangan sedang & berat dari esophagus ( (reflux esophagitis). Pengobatan dari hipersekresi patologi yang berkaitan dengan zollinger-ellison-syndrome atau kondisi neoplastik lainnya. Gerd simtomatik atau nonerosive reflux disease (NERD). Terapi jangka panjang untuk esofagitis refluks tingkat sedang & berat.   Hati-hati Pantozol pada pasien menyusui. Anak-anak, (Detail informasi dalam kolom perhatian). Interaksi obat : bisa mempengaruhi absorpsi/penyerapan obat-obat yang penyerapannya tergantung pada pH (Ketokonazol). Apabila tidak terjadi perbaikan atau terdapat efek samping segera hubungi dokter.!

Zat Aktif / Komposisi

Pantoprazole.

Indikasi

Duodenal ulcer, Gastric ulcer, peradangan sedang & berat dari esophagus ( (reflux esophagitis). Pengobatan dari hipersekresi patologi yang berkaitan dengan Zollinger-Ellison-Syndrome atau kondisi Neoplastik lainnya. GERD simtomatik atau Nonerosive Reflux Disease (NERD). Terapi jangka panjang untuk Esofagitis refluks tingkat sedang & berat.

Dosis

Gastroesophageal reflux disease (GERD) :

  •  Dewasa: 20-40 mg, 1 kali sehari selama 4 minggu. Jika perlu, pengobatan dapat diperpanjang menjadi 8 minggu. Dosis pemeliharaan 20-40 mg per hari. Gejala yang berulang dapat terkontrol dengan 20 mg 1 x sehari bila diperlukan.
  •   Anak usia 5 tahun dengan berat badan 15-40 kg: 20 mg, 1 kali sehari selama maksimal 8 minggu.
  •   Anak usia 5 tahun dengan berat badan lebih dari 40 kg: 40 mg, 1 kali sehari selama maksimal 8 minggu.

Pencegahan tukak lambung akibat konsumsi obat golongan NSAID :

  •     Dewasa: 20 mg, 1 kali sehari.

Tukak lambung atau ulkus duodenum :

  •     Dewasa: 40 mg, 1 kali sehari. Jika perlu dosis dapat ditingkatkan hingga 80 mg. Jika pasien menderita ulkus duodenum, pengobatan dilakukan selama 2-4 minggu. Sedangkan untuk tukak lambung, lama pengobatannya adalah 4-8 minggu.

Sindrom Zollinger-Ellison :

  •     Dewasa: 40 mg, 2 kali sehari. Jika perlu, dosis dapat ditingkatkan hingga 240 mg per hari. Jika dosis harian lebih dari 80 mg, sebaiknya dosis dibagi ke dalam 2 jadwal konsumsi.

Infeksi Helicobacter pylori :

  •     Dewasa: 40 mg, 2 kali sehari selama 7 hari. Pengobatan ini dikombinasikan dengan antibiotik clarithromycin, amoxicillin, atau metronidazole.

Terapi jangka panjang untuk refluks esofagitis sedang & berat :

Pemeliharaan : 20 mg/hari  meningkat menjadi 40 mg/hari jika terjadi kekambuhan. Turunkan dosis kembali menjadi 20 mg setelah kekambuhan membaik.

Pasien dengan gangguan hati berat : Maksimal: 20 mg 1 x sehari.

Efek Samping

Mulut kering, urticaria, angioedema, kemerahan pada kulit, fotosensitifitas, Stevens-Johnson syndrome, meningkatnya enzim hati, kerusakan hepatoselular berat yang menuju ke jaundice, mylagia, arthralgia, rhabdomyolysis, meningkatnya suhu tubuh, udema perifer, meningkatnya kadar trigliserida, syok anafilaksis, interstitial nephritis, leucopenia, thrombocytopenia.

Kontra Indikasi

Gangguan fungsi hati.
Hamil.

Perhatian

Pemberian intravena dianjurkan hanya bila penggunaan per oral tidak tepat.
Sebelum terapi kemungkinan keganasan dari ulkus lambung atau penyakit Esofagus ganas harus dihilangkan. Pengobatan jangka panjang. Penyakit hati berat. Kehamilan & menyusui. Anak-anak.
Interaksi obat : Bisa mempengaruhi absorpsi/penyerapan obat-obat yang penyerapannya tergantung pada PH (Ketokonazol).

Cara Penyimpanan

Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk

Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Informasi Sediaan Tablet / Kaplet / Kaptab
Pabrik Farmasi APEX PHARMA INDONESIA , PT
Nomor Izin Edar (NIE) DKI1553300715B1

Pilihan Lainnya