Generik
Generik
Rp. 367 / TABLET
Rp 3.663 Per 10 TABLET
Methylprednisolone 4 MG Tablet
Subtotal
Produk ini hanya tersedia lewat pre-order. Butuh cepat?
Lihat produk serupa yang tersediaPembelian obat dengan Golongan Obat Bebas (Hijau) dan Golongan Obat Bebas Terbatas (Biru) dibatasi sesuai peraturan pemerintah.
Produk ini sedang kosong dan hanya bisa dipesan lewat pre-order. Estimasi waktu pre order maksimal 2-3 hari kerja setelah pesanan dikonfirmasi.
Rekomendasi Lainnya Untukmu
Produk Serupa
Konixon 4 MG Tablet
Rp. 2,043 / Per TABLET
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Methylprednisolone Tablet 4 MG
Rp. 51,125 / Per BELUM DITENTUKAN
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Ersolon Tablet 4 MG
Rp. 409 / Per TABLET
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Metisol Tablet 4 MG
Rp. 89,355 / Per BELUM DITENTUKAN
Produk dengan kandungan sejenis
Deskripsi Produk
Zat Aktif / Komposisi
Tiap tablet mengandung Methylprednisolone 4 mg
Indikasi
Artritis reumatoid, bursitis (radang kandung sega) akut dan subakut, dermatitis eksfoliatif, rinitis alerigka, asma bronkhial, dermatitis kontak, dan konjungtivitis alergika (radang selaput ikat mata karena alergi). Penyakit pernafasan dan kulit, gangguan rematik dan endokrin, berbagai macam penyakit autoimun.
Dosis
Dosis awal : Dewasa : 4 - 80 mg/hari. Anak : 0.8 - 1.1 mg/kg BB.
Dosis pemeriharaan : Dewasa : 4 - 8 mg/hari dosis ditingkatkan menjadi 16 mg/hari. Anak : 2 - 4 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 8 mg/hari.
Dosis substitusi : 4 - 8 mg/hari, dalam keadaan stres ditingkatkan menjadi 16 mg/hari.
Efek Samping
Kontra Indikasi
Hindari penggunaan Lameson pada kondisi-kondisi berikut ini: Hipersensitif terhadap kandungan obat, Infeksi jamur sistemik kecuali terapi antiinfeksi spesifik digunakan; Admin IM pada purpura trombositopenik idiopatik. Admin intratekal, penggunaan bersama pemberian vaksin hidup atau vaksin hidup yang dilemahkan, Ulkus saluran pencernaan, riwayat kelainan jiwa, infeksi akut, osteoporosis, imunisasi, tuberkulosa aktif atau pasif, ibu menyusui, infeksi jamur sistemik, herpes simpleks, DM, varisela, osteoporosis berat.
Perhatian
* Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui kecuali sangat diperlukan, bagi bayi yang lahir dari ibu yang
ketika hamil menerima terapi kortikosteroid ini harus diperiksa kemungkinan adanya gejala hipoadrenalisme.
* Tidak dianjurkan untuk bayi dan anak-anak, penggunaan jangka panjang dapat menghambat pertumbuhan dan
perkembangan anak.
* Penggunaan kortikosteroid pada pasien dengan TBC laten atau Tuber Culin Reactivity perlu dilakukan
pengawasan yang teliti sebagai pengaktifan kembali penyakit yang dapat terjadi.
* Tidak dianjurkan untuk penderita ocular herpes simplex, karena kemungkinan terjadi perforasi korneal.
* Pemakaian obat ini dapat menekan gejala-gejala klinis dari suatu penyakit infeksi.
* Pemakaian jangka panjang dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi.
* Penderita dalam keadaan stress memerlukan dosis yang lebih tinggi.
* Pemberian dalam jangka panjang dapat menyebabkan katarak sub kapsular posterior, glaucoma dan infeksi
ocular sekunder yang berhubungan dengan virus dan jamur.
* Penggunaan dalam dosis tinggi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, retensi garam dan air,
peningkatan ekskresi Kalsium dan Kalium, serta penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi bakteri, virus dan
jamur.
* Penderita yang mendapat terapi Metilprednisolon jangan diberikan vaksinasi cacar. Begitu juga vaksinasi lain
hendaknya tidak diberikan pada pasien yang mendapat terapi Metilprednisolon dosis tinggi karena kemungkinan
bahaya dari komplikasi neurologik dan berkurangnya respon antibody.
Cara Penyimpanan
Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk
Obat yang memerlukan resep atau konsultasi dokter sebelum digunakan demi keamanan penggunaan.