Medicastore App

Belanja obat lebih mudah di aplikasi medicastore

Amaryl 1 MG Tablet Keras Originator

Rp. 4,928 / TABLET

Rp 49.273 Per 10 TABLET

Amaryl 1 MG Tablet

Produk Tidak Kedaluwarsa Dijamin 100% Ori
Jumlah:


Deskripsi Produk

Amaryl merupakan obat dengan kandungan zak aktif glimepiride 1 mg dalam bentuk tablet yang mempunyai efek kerja sebagai NIDDM/non insulin dependent diabetes mellitus (diabetes tipe II) yang tidak dapat dikontrol dengan diet, olah raga dan penurunan berat badan. Hati-hati Amaryl pada pasien Kerusakan ginjal atau hati, kelainan sistem endokrin. (Detail informasi dalam kolom perhatian) Apabila tidak terjadi perbaikan atau terdapat efek samping segera hubungi dokter.!

Zat Aktif / Komposisi

Glimepiride 1 mg

Indikasi

NIDDM/Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (diabetes tipe II) yang tidak dapat dikontrol dengan diet, olah raga dan penurunan berat badan.

Dosis

  • Dosis awal : 1–2 mg satu kali sehari, diberikan bersamaan makan pagi atau makan utama yang pertama. Untuk pasien yang lebih sensitif terhadap obat-obat hipoglikemik, dosis awal yang diberikan sebaiknya dimulai dari 1 mg satu kali sehari, kemudian boleh dinaikkan (dititrasi) dengan hati-hati.
  • Dosis pemeliharaan: 1–4 mg satu kali sehari. Dosis maksimum yang dianjurkan 8 mg satu kali sehari. Pada saat pemberian telah mencapai dosis 2 mg maka kenaikan dosis tidak boleh melebihi 2 mg dengan interval 1–2 minggu tergantung dari respon gula darah pasien. Efikasi jangka panjang harus dimonitor dengan mengukur kadar HbA1C, sebagai contoh setiap 3-6 bulan.

Efek Samping

Hipoglikemia, gangguan penglihatan yang bersifat sementara, gangguan saluran cerna, kerusakan hati.
Jarang : trombopenia, leukopenia, dan anemia hemolitik, gatal-gatal, biduran/kaligata, kemerahan pada kulit.

Kontra Indikasi

  • IDDM/Insulin Dependent Diabetes Mellitus (diabetes tipe I), diabetik ketoasidosis, diabetik prekoma, koma.
  • Hipersensitif terhadap sulfonilurea lainnya atau sulfonamida.
  • Wanita hamil, menyusui.

Perhatian

Kerusakan ginjal atau hati, kelainan sistem endokrin.
Resiko hipoglikemia, selama dalam situasi stres seperti trauma, operasi, atau infeksi yang disertai demam.
Interaksi obat :

  • terjadi potensiasi efek ketika digunakan bersama dengan insulin & antidiabetika lainnya, ACE inhibitor, Allopurinol, anabolik steroid & hormon seks pria, Kloramfenikol, derivat Kumarin, Siklofosfamida, Disopiramida, Fenfluramin, Feniramidol, Fibrat, Fluoksetin, Guanetidin, Ifosfamida, MAO inhibitor, Mikonazol, Asam para-aminosalisilat, Pentoksifilin (pada dosis tinggi secara parenteral), Fenilbutazon, Azapropazon, Oksifenbutazon, Probenesid, Quinolon, Salisilat, Sulfinpirazon, Sulfonamida, Tetrasiklin, Tritoqualin, Trofosfamida.
  • Efek melemah ketika digunakan dengan Asetazolamida, Barbiturat, kortikosteroid, Diazoksida, diuretik, Epinefrin & simpatomimetika lainnya, Glukagon, laksantif, Asam nikotinat (pada dosis tinggi), Estrogen & Progesteron, Fenotiazin, Fenitoin, Rifampisin, hormon tiroid.
  • β-bloker mengurangi toleransi glukosa.

Cara Penyimpanan

Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk

Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Informasi Sediaan Tablet / Kaplet / Kaptab
Pabrik Farmasi AVENTIS PHARMA INDONESIA , PT
Nomor Izin Edar (NIE) DKL0521204110A1

Pilihan Lainnya