Branded
Branded
Rp. 63,825 / TAB
Rp 638.250 Per 10 TAB
Kalsirox 250 MG Dispersible Tablet
Subtotal
Produk ini hanya tersedia lewat pre-order. Butuh cepat?
Lihat produk serupa yang tersediaPembelian obat dengan Golongan Obat Bebas (Hijau) dan Golongan Obat Bebas Terbatas (Biru) dibatasi sesuai peraturan pemerintah.
Produk ini sedang kosong dan hanya bisa dipesan lewat pre-order. Estimasi waktu pre order maksimal 2-3 hari kerja setelah pesanan dikonfirmasi.
Rekomendasi Lainnya Untukmu
Produk Serupa
Exjade 250 MG Tablet
Rp. 194,958 / Per TABLET
Produk dengan kandungan sejenis
Produk Serupa
Deferasirox Dispersible Tablet 250 MG
Rp. 29,998 / Per TABLET
Produk dengan kandungan sejenis
Deskripsi Produk
Zat Aktif / Komposisi
Deferasirox 250 mg
Indikasi
Kelebihan zat besi kronis akibat transfusi darah (haemosiderosis transfusional) pada β-thalassemia, penyakit sel darah sabit & anemia langka lainnya pada pasien dewasa & pasien ≥6 tahun.
Dosis
Dosis awal: 20 mg / kg 1x/hari. Pasien yang menerima RBC > 14 ml / kg/ bulan30 mg/kg dosis awal, <7 ml/kg/bulan 10 mg/kg dosis awal. Pasien kondisi terkontrol dengan terapi deferoxamine ½ dari dosis deferoxamine. Penyesuaian dosis harus disesuaikan dengan respons masing-masing pasien & tujuan terapeutik. Maksimal: 30 mg / kg.
Efek Samping
Kontra Indikasi
Sediaan antasida yang mengandung Alumunium. Hipersensitif. Bersihan kreatinin <40 ml/mnt atau >2 kali dari batas atas normal sesuai usia. High risk myelodysplastic syndrome (MDS) & keganasan pada hematologi & non-hematologis lainnya.
Perhatian
Kasus gagal ginjal akut, tubulopati ginjal; kegagalan hati; ulkus dengan perforasi GI; Sindrom Stevens-Johnson, eritema multiforme, ruam kulit. Monitor nilai serum kreatinin & / atau CrCl sebelum memulai terapi & setiap bulan sesudahnya; serum transaminase, bilirubin & alkaline phosphatase sebelum memulai pengobatan, setiap 2 minggu selama 1 bulan pertama kmdn setiap bulan sesudahnya; serum ferritin setiap bulan. Pasien yang sudah memiliki gangguan ginjal sebelumnya atau menerima produk yang menekan fungsi ginjal; secara bersamaan mengonsumsi obat dengan potensi ulserogenik (OAINS, kortikosteroid, bifosfonat oral) & antikoagulan, dengan jumlah trombosit <50 x 109/L. Lakukan tes untuk proteinuria setiap bulan; pengujian auditory & oftalmik (termasuk fundoscopy) sebelum memulai pengobatan & secara berkala setelahnya (setiap 12 bulan). Terapi dapat diinterupsi jika kadar kreatinin atau transaminase serum meningkat; terjadi sitopenia yang tidak dapat diidentifikasi; serum feritin turun secara konsisten <500 μg / L. Monitor adanya tanda & gejala ulserasi GI & perdarahan; jumlah sel darah. Masalah herediter yang jarang yaitu intoleransi galaktosa, defisiensi laktase berat atau malabsorpsi glukosa-galaktosa. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi & menggunakan mesin. Gangguan ginjal & hati. Hamil & laktasi. Pemeriksaan secara berkala terhadap pertumbuhan tubuh & longitudinal pada pasien pediatrik.
Cara Penyimpanan
Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk
Obat yang memerlukan resep atau konsultasi dokter sebelum digunakan demi keamanan penggunaan.