Medicastore App

Belanja obat lebih mudah di aplikasi medicastore

Minirin Tablet 0,2 MG Keras Branded

Rp. 47,806 / TABLET

Rp 478.055 Per 10 TABLET

Minirin Tablet 0,2 MG

Produk Tidak Kedaluwarsa Dijamin 100% Ori

Produk ini hanya tersedia lewat pre-order. Butuh cepat?

Lihat produk serupa yang tersedia
Jumlah:


Deskripsi Produk

Zat Aktif / Komposisi

Desmopressin acetate

Indikasi

Diabetes insipidus sentral. Enuresis nokturnal primer pada anak-anak ≥5 thn. Pengobatan simtomatik nokturia pada orang dewasa yang terkait dengan poliuria nokturnal.

Dosis

Diabetes insipidus sentral Dewasa & anak Awalnya 0.1 mg 3x/hr. Dosis harian: 0.2-1.2 mg. Regimen dosis optimal: 0.1-0.2 mg 3x/hr. Enuresis nokturnal primer Awalnya 0.2 mg pada waktu tidur, dapat meningkat hingga 0.4 mg jika dosis tidak cukup efektif. Nokturia Awal 0.1 mg sebelum tidur, dapat ditingkatkan menjadi 0.2 mg & kemudian menjadi 0.4 mg setiap minggu jika dosis tidak cukup efektif.

Efek Samping

Hiponatremia; sakit kepala, mual / muntah, penurunan serum Na, kenaikan berat badan, kejang. Hiponatremia, pusing, edema perifer, sering buang air kecil di siang hari, sakit perut, mulut kering.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas. Polidipsia habitual atau psikogenik (produksi urine> 40 mL/kg/24 jam). Diketahui atau diduga adanya insufisiensi jantung & kondisi lain yang memerlukan pengobatan dengan diuretik. Sindrom sekresi ADH yang tidak tepat. Hiponatremia yang diketahui. Insufisiensi ginjal sedang sampai berat (CrCl <50 mL / menit).

Perhatian

Pasien dengan urgensi inkontinensia, penyebab organik untuk peningkatan frekuensi berkemih atau nokturia (misalnya hiperplasia prostat jinak, ISK, batu kandung kemih / tumor), polidipsia & DM yang kurang disesuaikan. Pasien dengan kadar Na & pasien serum rendah dengan volume urin 24 jam yang tinggi, mungkin memiliki peningkatan risiko hiponatremia. Retensi air &/ atau hiponatremia dapat terjadi bersamaan dengan pengurangan asupan cairan. Lakukan pengawasan ketat terhadap pembatasan cairan & pemantauan serum Na yang lebih sering bila terapi bersamaan dengan obat lain dapat menginduksi SIADH & bersamaan dengan OAINS. Interupsi pengobatan selama penyakit persisten akut ditandai dengan ketidakseimbangan cairan &/ atau elektrolit (misalnya, infeksi sistemik, demam, gastroenteritis). Hamil & laktasi. Lansia ≥65 thn

Cara Penyimpanan

Simpan obat ditempat yang sejuk ( tidak lebih dari 30°C ) dan kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk

Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Informasi Sediaan Tablet / Kaplet / Kaptab
Pabrik Farmasi ABBOT INDONESIA , PT
Nomor Izin Edar (NIE) DKI2231801110B1