Medicastore App

Belanja obat lebih mudah di aplikasi medicastore

Pes Anserine Bursitis


Pes Anserine Bursitis

Definisi Pes Anserine Bursitis

Bursa adalah kantung kecil seperti jelly yang berada di seluruh tubuh, termasuk di sekitar bahu, siku, panggul, lutut dan tumit. Bursa berisi sejumlah cairan dan berada di antara tulang-tulang dan jaringan lunak, dan bekerja sebagai bantalan untuk mengurangi gesekan.

Pes anserine bursitis atau bursa intertendinosa adalah peradangan bursa yang berada di antara tulang kering (tibia) dan tiga tendon otot hamstring (Sartorius, gracilis, semitendinosus) di bagian dalam lutut. Peradangan terjadi ketika bursa mengalami iritasi dan memproduksi cairan terlalu banyak, sehingga terjadi pembengkakan dan menekan bagian-bagian lutut lainnya yang berdekatan.

Penyebab Pes Anserine Bursitis

Pes anserine bursitis seringkali terjadi akibat penggunaan berlebihan atau gesekan konstan dan tekanan pada bursa. Bursitis juga dapat terjadi karena trauma, misalnya pukulan langsung di area pes anserine. Benturan di area ini mengakibatkan meningkatknya pengeluaran cairan synovial di lapisan bursa. Bursa kemudian menjadi meradang dan nyeri.

Laporan menyebutkan bahwa anserine bursitis lebih sering dialami wanita paruh baya yang kelebihan berat badan. Hal ini berdasarkan fakta bahwa wanita memiliki pelvis yang lebih lebar, yang menyebabkan tekanan menjadi lebih besar di area insersi pes anserine genu valgum. Pes anserine bursitis juga sering dialami atlet, terutama pelari. Penderita osteoarthritis lutut juga rentan mengalami masalah ini.

Beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya pes anserine bursitis yaitu:

  • Teknik olahraga yang tidak benar, misalnya tidak melakukan peregangan, lari menanjak yang berlebihan, dan peningkatan jarak tempuh yang tiba-tiba
  • Otot hamstring yang kencang
  • Obesitas (terutama wanita paruh baya)
  • Osteoarthritis lutut
  • Robekan meniscus medial

Gejala Pes Anserine Bursitis

Gejala khas pada pasien pes anserine bursitis dapat berupa:

  • Nyeri pada lutut bagian dalam. Nyeri dapat dirasakan ketika berdiri setelah duduk, di malam hari, ketika naik tangga. Meskipun pasien terkadang menunjuk area bursa pes anserine, terkadang pasien menunjuk area yang nyeri menyebar di bagian medial lutut, banyak pasien juga mengalami iritasi plica atau gangguan pada kompartemen sendi medial (misalnya robekan meniscus medial atau arthritis kompartemen medial).
  • Pembengkakan lokal.
  • Nyeri yang menetap ketika aktivitas bertambah pada pasien dengan arthritis lutut atau pasien wanita yang kegemukan.
  • Riwayat aktivitas atletik. Secara umum, orang yang rentan adalah yang pernah mengikuti kegiatan olahraga yang memerlukan gerakan menyamping atau cutting.

Gambaran klinis lainnya dapat berupa:

  • Menurunnya kekuatan otot
  • Penyimpangan gait (gaya berjalan)
  • Penurunan fungsi
  • Penurunan rentang gerak
  • Disfungsi postural/gangguan biomekanika ekstremitas bawah

Diagnosis Pes Anserine Bursitis

Diagnosis pes anserine bursitis harus dipertimbangkan ketika ada nyeri spontan di bagian inferomedial sendi lutut.

Untuk menentukan diagnosis pes anserine bursitis, dilakukan pemeriksaan sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan fisik (lutut) dan anamnesis gejala yang dirasakan pasien.
  2. Pemeriksaan foto rontgen. Gejala pes anserine bursitis dapat menyerupai gejala fraktur stress, sehingga foto rontgen digunakan untuk menyingkirkan penyebab lain.
  3. Pemeriksaan MRI diperlukan untuk memastikan kerusakan di daerah lainnya di sisi medial lutut. Pemeriksaan MRI dapat mencegah dilakukannya pemeriksaan arthroscopy yang tidak diperlukan. Hasil pemeriksaan MRI harus dibandingkan dengan pemeriksaan fisik.

Penanganan Pes Anserine Bursitis

Fisioterapi adalah penanganan utama dari pes anserine bursitis. Untuk mencegah nyeri karena bursitis, yang harus dilakukan adalah beristirahat. Hindari aktivitas naik tangga, memanjat, atau aktivitas lainnya yang mencetuskan nyeri. Atlet yang menderita pes anserine bursitis harus memodifikasi program latihannya sehingga peradangan tidak terjadi lagi.

Penanganan lainnya dapat  berupa:

  • Penggunaan obat anti-inflamasi non steroid (OAINS)
  • Penggunaan kompres dingin selama 15 menit setiap 4 hingga 7 jam dapat mengurangi peradangan.
  • Penggunaan bebat lutut
  • Latihan pengkondisian otot (misalnya peregangan hamstring, peregangan otot betis dan quadriceps, peregangan adductor panggul, ‘heel slide’, ‘quadriceps isometric’, dan ‘hamstring isometric’).
  • Terapi ultrasound
  • Penyuntikan obat anestesi dan steroid

Bila gejala menetap, dokter mungkin akan menyarankan pembedahan untuk mengeluarkan bursa.

Referensi:
  • emedicine.medscape.com/article/308694-overview
  • orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/pes-anserine-knee-tendon-bursitis
  • www.physio-pedia.com/Pes_Anserinus_Bursitis
Pes Anserine Bursitis nyeri lutut bengkak pada lutut

Spesialis Terkait

Obat Terkait

ABDIFLAM ACLONAC AKNIL ALAXAN ALIF ALLOGON AMOXICILLIN ANAFEN ANALSPEC ANASTAN ANTRAIN ARCOXIA ARFEN ARGESID ARTHRIFEN ARTRILOX ASAM ASIMAT ATRANAC ATROCOX BENEURON BENOXICAM BIMACYL BIMASTAN BRUFEN BUFAFLAM BUFECT CAMELOC CATAFLAM CELEBREX CELECOXIB CENDO CIPROXIN CLOFECON CORSTANAL COUNTERPAIN COXILOID COXIRON COXTOR DATAN DEFLAMAT DENTACID DEXKETOPROFEN DEXPROFEN DICLOFENAC DICLOFLAM DIVOLTAR DOFEN DOGESIC DOLO DOLO-LICOBION DOLOFEN DOLOS EFLAGEN ERPHAFLAM ETORICOXIB ETORVEL EXAFLAM FARGETIX FARSIFEN FAXIDEN FEBRYN FELDCO FELDENE FEMISIC FENAMIN FENATIC FENRIS FETIK FEVRIN FLAMAR FLAMIC FLAMOXI FLASICOX GALTAREN GENOSTEN GINIFAR GITARAMIN GOFLEX GORALGIN GRAFIX HEXCAM Hotin HUFAGRIPP IBUPROFEN IKAFLAM IMOREN INFELD IREMAX IRGAPAN ITRAMOL KADIFLAM KADITIC KALIUM KALTROFEN KEREN KETESSE KETOROLAC KLOTAREN KONIFLAM LACOSIB LAFEN LAFLANAC LANAREUMA LANTIFLAM LAPISTAN LEXAGIN LEXAPROFEN LEXICAM LONENE LOXIL MATSUNAFLAM MAXSTAN MECOX MEFENAMIC MEFENTAN MEFINAL MEFINTER MEFIX MEGATIC MELET MELFION MELOCID MELOXICAM MELOXIN MERFLAM MEVILOX MEXPHARM MIONALGIN MOBIFLEX MOFEN MOLASIC MOVI-COX MOVIX MOXAM NACOFLAR NATRIUM NAVOREN NAZOVEL Neo Strata NEURALGIN NEUROFENAC NEUROPYRON-V NEUROSANBE NICHOFLAM NICHOSTAN NILAREN NIMOTOP NONFLAMIN NORAGES NOTRITIS NOVAXICAM NOVEXIB NUBREX NUCOXI NULOX OPISTAN ORINOX OSTARIN OSTELOX PENAGON PILOPIL PIROCAM PIROFEL PIROXICAM PONALAR PONDEX PONSAMIC PONSTAN PONSTELAX PRITAGESIC PROFENAL PROFENID PRONALGES PRORIS PROSIC PROSINAL PROSTANAC RAOST RAVEN REMABREX REMATOF RENADINAC REPASS RHELAFEN RHETOFLAM RIBUNAL ROFIDEN ROXIDENE SAMCOFENAC SAMROX SCANAFLAM SCANDENE SCANTAREN SELPYRON SIKSTOP SIMPROFEN SIMRIS SORICOX SPEDIFEN STANALIN STANZA STILERAN SULFITIS TEAMIC TERANOL TERMOFEN TILFLAM TOFEDEX TOPGESIC TORAMINE TORASIC TORDEX TRIFASTAN TROFLAM TROLAC TROPINEURON TROPISTAN VELCOX VOLTADEX VOLTAREN VOLTEN VOXIB WIROS WITRANAL X-CAM XEPAFEN XEPATHRITIS XEVOLAC XICALOM