Medicastore App

Belanja obat lebih mudah di aplikasi medicastore

Spondiloarthropati


Spondiloarthropati

Definisi Spondiloarthropati

Seronegative spondiloarthropati merupakan bagian dari kelainan reumatologi, yang termasuk bagian dari spondiloarthropati adalah:

  1. Ankylosing spondylitis
  2. Psoriatic arthritis
  3. Inflammatory bowel disease (IBD) associated arthritis
  4. Reactive arthritis (sebelumnya Reiter syndrome)
  5. Undifferentiated Seronegative spondyloarthropaty 

Baru-baru ini, gangguan ini telah dibedakan lebih lanjut menjadi tiga kategori tambahan termasuk spondiloarthropati aksial non-radiografi, spondiloarthropati perifer, dan spondiloarthropati onset remaja. Kelainan ini memiliki beberapa ciri klinis dan memiliki hubungan genetik yang sama.

Spondyloarthritis adalah sekelompok kondisi radang sendi yang mempengaruhi tulang belakang dan persendian di sekitarnya yang menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan. Spondyloarthritis juga melibatkan lokasi di mana tulang terhubung ke otot, ligamen, dan tendon.

 

Penyebab Spondiloarthropati

Kondisi ini dikenal sebagai penyakit-penyakit kekebalan tubuh kronis dengan penyebab tidak diketahui, namun di duga karena dipengaruhi oleh faktor genetik, yaitu adanya HLA – B27.

Faktor Risiko:

  • Laki-Laki lebih rentan dibanding pada perempuan
  • Dapat mengenai semua kelompok umur, termasuk anak-anak, biasanya dimulai dari usia remaja sampai 40 tahun.
  • Orang-orang yang mempunyai gen HLA –B27
  • Riwayat penyakit dalam keluarga.

Gejala Spondiloarthropati

Dalam spondiloartritis, terjadi inflamasi pada tulang belakang, persendian, dan enthesis. Jika terjadi pada jari tangan dan jari kaki, pembengkakan dapat terjadi dan terlihat seperti ‘jari sosis’.

Semua penyakit ini memperlihatkan berbagai macam gejala dan tanda, namun memiliki beberapa kesamaan, diantaranya:

  • Sacroiliitis (peradangan pada sendi di antara tulang panggul dan tulang punggung) dan spondilitis (peradangan pada persendian di antara tulang punggung)
  • Keberadaan enthesitis (peradangan enthesis yaitu peradangan pada tempat masuknya ligamen, tendon, atau kapsul artikular ke dalam tulang)
  • Hasil pemeriksaan darah negatif untuk faktor rematoid (‘seronegatif’)
  • Kecenderungan untuk diidap oleh lebih dari satu anggota keluarga

Jenis Spondyloartritis

1. Ankylosing Spondilitis (AS)

Ankylosing Spondilitis adalah penyakit jangka panjang yang mempengaruhi persendian pada tulang belakang, tulang panggul, dan sering kali, pada persendian tepi seperti panggul, lutut, pergelangan kaki, dan juga kaki. Masalah utamanya adalah peradangan kronis yang pada akhirnya dapat menyebabkan menyatunya tulang belakang.
Kondisi ini biasanya dimulai dengan rasa sakit pada tulang belakang yang memburuk di malam hari, atau setelah tidak beraktivitas dalam waktu lama, dan cenderung membaik setelah berolahraga. Ekspansi terbatas pada dada dapat terjadi sebagai akibat dari peradangan pada persendian di antara tulang rusuk. Saat penyakit berkembang lebih lanjut, setiap bagian dari tulang belakang dapat terpengaruh.Penyakit ini lebih banyak diderita oleh pria daripada wanita walaupun juga dapat diderita oleh wanita. Ini biasanya terjadi di antara umur 20 dan 40 tahun. Faktor risiko diantaranya keberadaan penderita dalam anggota keluarga jenis kelamin pria.

2. Artritis Psoriasis

Psoriasis adalah ruam bersisik yang dapat mempengaruhi setiap anggota tubuh, namun sering terjadi pada siku, lutut, dan kulit kepala. Dari sekitar 5 – 10% pasien yang menderita psoriasis juga menderita artritis, yang kemudian menimbulkan artritis psoriasis. Terlepas dari keterlibatan tulang belakang, tulang panggul, dan persendian, artritis psoriasis sering kali disertai dengan perubahan pada kuku jari, dan kuku jari kaki, seperti munculnya lubang kecil.

3. Artritis Enteropatis

Artritis enteropatis adalah bentuk dari spondiloartritis yang terkait dengan penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn atau ulseratif kolitis, yang biasanya menyebabkan peradangan pada usus. Sekitar 1 dari 6 orang yang menderita radang usus akan menderita artritis enteropatis yang mempengaruhi tulang belakang dan persendian.

4. Artritis Reaktif

Artritis reaktif merujuk pada jenis spondiloartritis yang mungkin dipicu oleh beberapa jenis kuman tertentu yang menyebabkan gastroenteritis atau infeksi saluran kemih. Sindrom Reiter merupakan bentuk artritis reaktif yang juga dapat mempengaruhi mata dan kulit.

5. Spondiloartritis atau Rematik yang Tidak Terdiferensiasi

Tidak semua pasien menderita tanda dan gejala klasik yang cocok dengan salah satu kategori di atas, terutama pada saat awal penyakit terjadi. Dalam kasus seperti ini, istilah spondiloartritis tak terdiferensiasi dapat digunakan.

Diagnosis Spondiloarthropati

Diagnosis dibuat berdasarkan gejala yang di alami, contoh gejala khusus dari ankylosing spondilitis diantaranya adalah postur tubuh yang bungkuk dan nyeri punggung yang memburuk di malam hari, di pagi hari, atau setelah tidak beraktivitas.

Rasa nyeri pada leher, panggul, dan tumit, rasa sakit dan pembengkakan pada bahu, lutut dan pergelangan kaki, rasa kaku pada punggung, ekspansi dada terbatas, dan berbagai gerakan yang melibatkan tulang punggung dan panggul, lelah, demam ringan, hilangnya nafsu makan, turunnya berat badan juga merupakan gejalanya.

Selain dari gejala juga dilakukan pemeriksaan penunjang, seperti:

  • C-reactive protein (CRP) dan tingkat sedimentasi eritrosit rate (ESR) tes yang dapat memerintahkan untuk mencari tanda-tanda infeksi dan kehadiran gen HLA-B27.
  •         CT atau MRI mungkin mampu deteksi awal sakroiliitis.
  •        X-ray dapat sangat berguna untuk menunjukkan perubahan dalam tulang belakang, sendi dan panggul yang umum dengan banyak penyakit ini.
  •        Scan tulang dapat menunjukkan situs peradangan.

Pengobatan Spondiloarthropati

  • Obat

Sebagai lapis pengobatan pertama, dokter mungkin meresepkan obat anti-peradangan non-steroid (NSAIDs) untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit.

Sesekali kortikosteroid mungkin diresepkan untuk konsumsi jangka pendek untuk menekan peradangan jangka pendek. Terkadang obat yang lebih manjur seperti metotreksat atau sulfasalazin dapat diresepkan jika obat NSAIDs tidak berdampak banyak atau tergantung pada steroid dosis tinggi.

Obat terbaru yang disebut penghambat TNF yang menghambat protein inflamasi, terbukti efektif merawat artritis pada persendian dan juga artritis tulang punggung.

  • Operasi

Pembedahan terkadang diperlukan pada kerusakan sendi yang parah dan terdapat perubahan degeneratif sekunder yang signifikan.

  • Olahraga

Olahraga memainkan peran yang penting untuk membantu memperbaiki postur dengan mengurangi kekakuan dan rasa nyeri. Sebagian besar pasien memperoleh manfaat dari kegiatan olahraga yang dilakukan di rumah setiap hari seperti yang direkomendasikan ahli fisioterapi. Kurang aktivitas dapat meningkatkan risiko fusi (penggabungan) tulang belakang.

Pencegahan Spondiloarthropati

Tidak ada pencegahan atau obat untuk spondiloartritis, menyadari faktor risiko dan gejala memungkinkan dilakukannya deteksi dini dan pengobatan dini, sehingga dapat mengurangi ketidaknyamanan dan meminimalisir kehilangan fungsi dari organ yang terkena.

Beberapa tips yang harus dihindari:

  • Menghindari olahraga high-impact dan aktivitas mengangkat beban berat karena meningkatkan risiko patahnya tulang belakang.
  • Tidak boleh di urut, manipulasi, dan semacamnya.
Referensi:
  • utswmed.org/conditions-treatments/spondyloarthritis/
  • www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459356/
  • www.rheumatology.org/Practice/Clinical/Patients/Diseases_And_Conditions/Spondylarthritis_(Spondylarthropathy)/
  • www.webmd.com/arthritis/tc/spondyloarthropathies

 

 

Spondiloarthropati Spondiloartritis

Obat Terkait

ABDIFLAM ACLONAC AKNIL ALAXAN ALIF ALLOGON AMOXICILLIN ANAFEN ANALSPEC ANASTAN ANTRAIN ARCOXIA ARFEN ARGESID ARTHRIFEN ARTRILOX ASAM ASIMAT ATRANAC ATROCOX BENEURON BENOXICAM BIMACYL BIMASTAN BRUFEN BUFAFLAM BUFECT CAMELOC CATAFLAM CELEBREX CELECOXIB CENDO CIPROXIN CLOFECON CORSTANAL COUNTERPAIN COXILOID COXIRON COXTOR DATAN DEFLAMAT DENTACID DEXKETOPROFEN DEXPROFEN DICLOFENAC DICLOFLAM DIVOLTAR DOFEN DOGESIC DOLO DOLO-LICOBION DOLOFEN DOLOS EFLAGEN ERPHAFLAM ETORICOXIB ETORVEL EXAFLAM FARGETIX FARSIFEN FAXIDEN FEBRYN FELDCO FELDENE FEMISIC FENAMIN FENATIC FENRIS FERXATE FETIK FEVRIN FLAMAR FLAMIC FLAMOXI FLASICOX GALTAREN GENOSTEN GINIFAR GITARAMIN GOFLEX GORALGIN GRAFIX HEXCAM Hotin HUFAGRIPP IBUPROFEN IKAFLAM IMOREN INFELD IREMAX IRGAPAN ITRAMOL KADIFLAM KADITIC KALIUM KALTROFEN KEREN KETESSE KETOROLAC KLOTAREN KONIFLAM LACOSIB LAFEN LAFLANAC LANAREUMA LANTIFLAM LAPISTAN LAZAFIN LEXAGIN LEXAPROFEN LEXICAM LONENE LOXIL MATSUNAFLAM MAXSTAN MECOX MEFENAMIC MEFENTAN MEFINAL MEFINTER MEFIX MEGATIC MELET MELFION MELOCID MELOXICAM MELOXIN MERFLAM MEVILOX MEXPHARM MIONALGIN MOBIFLEX MOFEN MOLASIC MOVI-COX MOVIX MOXAM NACOFLAR NATRIUM NAVOREN NAZOVEL Neo Strata NEURALGIN NEUROFENAC NEUROPYRON-V NEUROSANBE NICHOFLAM NICHOSTAN NILAREN NIMOTOP NONFLAMIN NORAGES NOTRITIS NOVAXICAM NOVEXIB NUBREX NUCOXI NULOX OPISTAN ORINOX OSTARIN OSTELOX PENAGON PILOPIL PIROCAM PIROFEL PIROXICAM PONALAR PONDEX PONSAMIC PONSTAN PONSTELAX PRITAGESIC PROFENAL PROFENID PRONALGES PRORIS PROSIC PROSINAL PROSTANAC RAOST RAVEN REMABREX REMATOF RENADINAC REPASS RHELAFEN RHETOFLAM RHEU-TREX RIBUNAL ROFIDEN ROXIDENE SAMCOFENAC SAMROX SCANAFLAM SCANDENE SCANTAREN SELPYRON SIKSTOP SIMPROFEN SIMRIS SORICOX SPEDIFEN STANALIN STANZA STILERAN SULCOLON SULFITIS TEAMIC TERANOL TERMOFEN TILFLAM TOFEDEX TOPGESIC TORAMINE TORASIC TORDEX TRIFASTAN TROFLAM TROLAC TROPINEURON TROPISTAN VELCOX VOLTADEX VOLTAREN VOLTEN VOXIB WIROS WITRANAL X-CAM XEPAFEN XEPATHRITIS XEVOLAC XICALOM